Just So Stories


Judul Buku : Just So Stories _ Sekadar Cerita
Penulis : Rudyard Kipling
Penerjemah : Maggie Tiojakin
Ilustrasi : Staven Anderson
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Desember 2011
Jumlah Halaman : 158 halaman
Harga Buku : Rp.35.000,-

Buku ini merupakan buku yang bisa dibaca oleh segala usia – dewasa maupun kanak-kanak. Sebuah kumpulan cerpen klasik sebelum tidur karya penulis novel anak-anak, Rudyard Kipling.

Novel ini diterbitkan pertama kali oleh sang penulis seabad yang lalu, tahun 1902. Namun baru diterbitkan pertama kalinya di Indonesia oleh PT. Gramedia tahun 2011.

Kumpulan cerpen ini berbentuk fabel alias cerita mengenai hewan seperti kebanyakan karya-karya Rudyard Kipling lainnya. Hewan-hewan yang diceritakan disini bertingkah laku dan mempunyai sifat seperti layaknya manusia. Bisa berbicara, sombong, egois, malas dll. Dan karena sifatnya pula mereka mendapat bentuk tubuh seperti sekarang. Seperti unta yang berpunuk, gajah yang berlalai, dan mengapa kucing suka dilempari sepatu oleh manusia dsb.

Menariknya lagi di buku ini juga dilengkapi dengan gambar yang lucu-lucu. Jadi saat kita membacakan buku ini kepada anak sebelum tidur, si anak juga bisa kita tunjukkan seperti apa rupanya kangguru, kepiting, dsb. Di sini kita bisa mengajari anak-anak mengenai makna pelajaran hidup yang berharga.

Dalam terbitan yang baru ini, buku ini diilustrasi ulang oleh Staven Anderson. Sang illustrator, dalam prolognya menceritakan bahwa beliau sangat antusias saat menggambar buku karangan Rudyard Kipling karena beliau suka dengan karya klasik. Saya pribadi mengerti perasaan illustrator, karena saya pun suka dengan cerita klasik. Makanya buku ini menjadi pilihan saya. Meskipun kesannya cerita anak-anak, tapi buat saya cerita klasik sangat luar biasa, bisa dinikmati semua usia dan selalu dikenang sepanjang masa.

Di tiap cerita selalu diakhiri oleh puisi dan pantun yang sangat indah dan lucu. Dalam puisi dan pantun tsb terdapat pesan-pesan sangat bermakna kepada kita.
Kumpulan cerpen dalam buku ini tdd :

1. Kenapa Paus Tidak Bisa Memakan Manusia : bercerita tentang serakahnya paus tapi tidak kalah oleh manusia yang kecil namun banyak akalnya.

2. Bagaimana Unta Mendapat Punuknya : bercerita mengenai unta yang malas bekerja dan mendapat hukuman dari jin sehingga ia mendapat punuk di punggungnya.

3. Dari Mana Macan Mendapat Tutulnya : bercerita mengenai macan yang diberi tinta oleh pemburu agar mereka sama-sama bisa berburu ke hutan tanpa menyolok perhatian.

4. Kisah Si Anak Gajah : bercerita mengenai asal muasal gajah yang dulu tidak punya belalai, ketika si anak gajah banyak bertanya mengenai santapan buaya. Sampai akhirnya ia sendiri yang menjadi sasaran buaya dan hidungnya ditarik buaya sehingga terbentuk belalai.

5. Tuntutan Seekor Kanguru : kisah kangguru di Australia yang awalnya bentuknya masih sama dengan hewan lainnya, namun setelah berkejaran dengan anjing kelaparan, Dingo, terbentuklah anatomis kangguru yang kaki depannya lebih pendek dan melompat dengan kaki belakangnya.

6. Asal Muasal Armadillo : bercerita mengenai perpaduan antara kura-kura dan landak yang semula hendak menipu macan kumbang namun terbentuklah armadillo.

7. Surat Bergambar : ketika belum ditemukan alphabet, dan masing-masing suku menggunakan bahasa yang berbeda terjadi kesalahpahaman fatal mengenai pesan yang disampaikan hanya untuk masalah sepele karena pesan menggunakan gambar.

8. Bagaimana Alfabet Dirumuskan : lanjutan cerita no.7, berusaha memecahkan masalah untuk menyamakan pesan. Merumuskan alphabet melalui bentuk suara yang dihasilkan, hewan, dsb.

9. Kepiting dan Lautan Luas : kisah tentang penyihir tua yang membagi2 tugas hewan sesuai amanatnya masing-masing. Namun ada kepiting yang bandel dan arogan sehingga lautan menjadi kacau. Di cerita ini kita juga bisa belajar mengenai geografi dan nama perusahaan pelayaran di dunia.

10. Kucing Penyendiri : bercerita mengenai saat binatang masih liar dan akhirnya dipelihara oleh manusia karena saling membutuhkan. Kecuali kucing yang bersifat arogan. Dia gengsi bila sebenarnya ingin dipelihara manusia, sehingga dia mengajukan syarat-syarat tertentu buat manusia supaya bisa dipelihara. Tapi manusia juga mengajukan tuntutan balik ke kucing, makanya kucing suka ditimpuk sepatu.

11. Entakan Kaki Kupu-kupu : bercerita mengenai Raja Sulaiman bin Daud yang memiliki banyak istri. Ketika terjadi pertengkaran antar istrinya justru diselamatkan oleh kupu-kupu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s