Mama Minta Pulsa

Masih mengenang momen Hari Kartini yg diperingati minggu lalu, dimana momen ini menghormati derajat wanita Indonesia yg akhirnya bisa berpendidikan tinggi berkat perjuangan R.A Kartini.

Wanita – terutama kaum ibu – memanglah sosok yang paling dihargai masyarakat. Namun sepertinya ada yg menyalahkan sikon ini. Yaitu ‘entah siapa’ dedengkot yg memulainya, menteror massa untuk minta pulsa via sms dengan kedok “mama”. Sepertinya dia tahu kita memang paling sensitif bila diungkit segala sesuatu musibah yg menimpa sang mama. Maka beragam alasan dipakainya via sms untuk minta pulsa…ada yg krn mama sakit lah, mama di kantor polisi, hp mama ilang, mama cerai, mama dirampok dsb..

Pulsa yg diminta memang tidak banyak, hanya 20 ribu, tapi sms nya dikirim ke ribuan orang dengan harapan ada yg termakan jebakannya. Memang tidak semuanya memakai kedok “mama”, ada juga yg berkedok “papa”. Tapi yg jelas mayoritas “mama” dan identik dgn ortu (mama/papa). Belum pernah ada cerita ‘tante minta pulsa’. Apalagi ‘nenek minta pulsa’. Mungkin si penipu berpikir kita paling dekat dgn ortu..,klo tante nanti dikira tante girang dan kalo nenek kebanyakan ga punya hp atau sudah almarhum.

Sebenarnya penipuan ini sudah marak dimana2 dan semua orang pasti pernah mengalaminya. Tapi si penipu memang gigih dan ga tahu malu,walaupun banyak juga orang yg iseng membalas sms dan ngerjain si penipu seperti: mama aku hamil, waah mama kan udah di surga emang butuh pulsa yah, minta aja ama papa, dll🙂

Penipuan ini udah ngetrend dan masyarakat ga bodoh2 amat buat ditipu. Tapi kenapa masih ada aja yah sms ini? Kesannya tuh penipu malah ga kreatif, sekarang malah sms nya banyak yg pake bhs daerah biar kesannya asli dari ibu kandung…tapi aneh kan kalo smsnya bahasa sunda sementara ibu kita orang padang?😀

Siapa pun yang punya ide untuk buat sms “mama minta pulsa” ini. Sebaiknya distop aja deh. Kesannya malah mencoreng nama “mama” alias wanita Indonesia. Dari bahasanya sudah terkesan – dalam sms – bahwa kaum ibu adalah orang yg mata duitan dan malas dalam berusaha.
Padahal kenyataannya kan kita semua tahu bahwa kaum ibu Indonesia (“mama”) adalah seorang pejuang ulet, seperti sosok Kartini..ga mungkin minta pulsa 20 ribu cuman gara2 ditahan dikantor polisi..biasanya para ibu pasti akan usaha dulu sana-sini kalo perlu dijual hpnya buat nelpon kita di telpon umum dan minta tolong.
Jadi, udahan dulu deh para mama palsu yg suka minta pulsa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s