Autisme Infantil

Pada anak berusia kurang dari 3 tahun, perlu diperhatikan perkembangan psikologisnya.

Pada masa bayi atau berusia rentang waktu antara 0 – 2 tahun, anak sepenuhnya tergantung kepada orang tua. Pada masa ini yang menjadi pendukung faktor  psikologis anak adalah:

 

  1. Mothering

         Kontak bayi terdekat dengan ibunya.

         Kasih sayang terbesar ibu yang diberikan ibu kepada anaknya yang menimbulkan rasa tenang dan percaya diri kepada anaknya.

         Kasih sayang ibu menentukan akankah si anak meberi respon positif atau negative terhadap anaknya.

         Anak yang tidak diasuh akan terganggu perkembangan fisiknya.

 

  1. Feeding

         Pemberian makan kepada anak merupakan suasana penting dalam permulaan pembentukan kepribadian anak.

         Bertujuan untuk memuaskan kebutuhan makan dengan nyaman sesuai kehendak anak dan kepuasaan emosional bayi dalam menghisap.

 

Pada masa ini (kurang dari 3 tahun) bisa terjadi gangguan perkembangan yang meluas (Autisme Infantil) bila dilihat terjadi gangguan dalam interaksi sosial, komunikasi serta perilaku yang terbatas.

 

Pada anak dengan autisme infantil bisa dilihat bahwa ia tak mencari kasih sayang orang tua sama sekali, tidak ada reaksi terhadap kontak mata, respon sosialnya sangat buruk, ia tak menerima bila paman, bibi atau pengasuhnya menegur atau menyapanya. Anak dengan autisme infantil sama sekali tak ada rasa empati dan tidak ada respon terhadap emosi orang lain. Bila diberikan isyarat emosional (misalnya melambaikan tangan), anak tidak akan membalasnya atau memberi respon positif.

 

Gangguan komunikasi pada autisme infantil biasanya dia suka mengoceh aneh, dalam berbahasa secara ekspresif juga tidak luwes, kurang bisa memberikan isyarat tubuh kepada lingkungan misalnya ketika si anak ingin mengambil mainan, ia kurang bisa mengekspresikannya.

 

Sedangkan gangguan perilaku pada autisme infantile bisa dilihat dari cara bermainnya yang kaku dan selalu monoton/diulang-ulang permainannya. Biasanya untuk anak normal mudah bosan dengan satu permainan. Tapi pada autisme infantil justru sebaliknya. Anak ini suka beulang kali bertepuk tangan atau membentur-benturkan kepalanya. Kreativitasnya sangat terbatas, suka benda-benda yang aneh (tidak familiar). Serta terlihat adanya reaksi penolakan terhadap perubahan rutinitas misalnya bila orang tua memindahkan mebel di suatu ruangan, si anak akan mengamuk.

 

Penanggulangan terhadap anak dengan gejala autisme infantil diperlukan dari pihak yang ahli dalam penanganan masalah ini.  Sikap kakunya dalam bermain perlu diatasi. Dan diperlukan perhatian orang tua yang lebih terhadapnya. Serta diperlukan sikap sabar dan telaten dari orang tuanya untuk membantu perkembangan anaknya.

 

`arlin_15/04/08`

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s