“Janji adalah hutang yang harus dibayar.”
Semua orang pasti tahu pepatah itu. Pepatah tsb membuktikan bahwa janji adalah hal yang tak boleh diingkari. Bayangkan “hutang yang harus dibayar”. Kita tahu hutang memang harus dibayar/dilunasi…sementara janji lebih menegaskan kata hutang dengan HARUS. Berarti ‘harus’nya di sini dua kali lipat! Betapa beratnya janji…
Kita tak bisa sembarangan melakukan janji. Perjanjian pasti melibatkan dua orang atau lebih. Dimana tiap orang punya kepentingan yang berbeda-beda.
Misalnya janji meeting..biasanya sudah ditetapkan jadwal, waktu dan tempat sudah fix. Para undangan sudah ditentukan siapa yg hadir dan materi rapatnya. Kemudian tiba2 pas hari H rapat mendadak dibatalkan karena bos-nya sakit. Pasti banyak yang kecewa saat itu karena harus menyusun ulang jadwal rapat. Tak hanya itu, untuk ikutan rapat para undangan pun harus merelakan jadwal pribadinya masing2 seperti kerjaan yg masih numpuk atau mau cepat pulang agar ketemu anaknya. Bila harus disusun ulang jadwal rapatnya, berarti dua kali pula para peserta rapat harus merelakan jadwal pribadinya kan?
Tak hanya soal rapat yang serius…Dalam sehari2 pun kita sering janji untuk hal2 yang kelihatannya simple seperti janji creambath di salon, makan malam, nonton bareng, belajar sama2, kencan, dll. Kelihatannya memang hal sepele, tapi janji tetaplah hutang yang harus dibayar. Jangan ingkar janji. Untuk seseorang yang kita beri janji pastilah punya urusan dan rencana lain di waktu yang kita janjikan, dan pasti mau berkorban demi menghormati janji. Seorang gadis pasti rela dandan berjam2 demi memenuhi janji kencannya…namun bila tiba2..setelah menunggu sekian lama pacarnya tak datang, pastilah dia bete!
Bila ada alasan tak terduga seperti sakit, kecelakaan, rapat mendadak, ada keluarga yg meninggal dsb…sebagai penyebab tak terpenuhinya janji. Masih bisa dimaklumi. 2-3 kali masih bisa ditolerir..namun bila terus-menerus lebih dari 3 kali dan alasannya semakin mengada-ada spt sorry yah..ketiduran, atau macet (macet tak bisa dijadikan alasan…karena macet adalah hal biasa yg sudah WAJIB dipertimbangkan sebelum janjian). Kita tak bisa seenaknya mengadakan janji lagi “lain kali saja” berulang kali, tapi tak jua terwujud..ibarat lagu lama..meskipun hanya janji nonton, nongkrong di kafe dsb. Naah…itu juga yg bikin banyak orang putus pacaran…karena pacarnya suka ingkar janji.
Janji tak bisa dianggap remeh. Bila kita merasa tak sanggup untuk menunaikan janji janganlah sembarang berjanji. Pertimbangkan berbagai hal yang mungkin akan menghambatnya…seperti waktu dsb..jika mau janjian jangan sembarang janji. Termasuk janji untuk melunasi hutang, bila tak sanggup melunasi hutang yaah jangan ‘gali lubang tutup lubang’ ![]()
Ingat..janji adalah hutang yg harus dibayar.


Today is my birthday. Menurut orang hari ulang tahun memang hari yang bahagia. Tapi bisa jadi hari yang sedih, karena jatah usia kita dalam hidup semakin dikurangi.









