Setiap tanggal 17 Agustus pasti dilakukan upacara dlm rangka menghormati kemerdekaan RI. Di kantorku sendiri ada upacara, dan termasuk khas dibandingkan di tempat lain.
Tidak semua kantor mengadakan upacara 17an, biasanya yg upacara kantor yang dibawah naungan pemerintah(PNS) atau BUMN, untuk perusahaan swasta biasanya tak ada upacara 17an.
Upacara di tiap tempat punya kekhasan tersendiri. Seperti di istana yg dihadiri presiden dgn ciri khas banyak tentara, marching band, undangan para veteran dsb serta acara2 lainnya.
Tetapi acara pokok upacara 17an pasti dilakukan sama di semua tempat. Acara wajib tsb yaitu:pengibaran bendera diiringi lagu kebangsaan, pembacaan teks Pancasila,pembukaan UUD’45,proklamasi, mengheningkan cipta, pidato inspektur upacara,nyanyian lagu wajib dan pembacaan doa.
Selain acara wajib upacara tsb, saat upacara 17an di kantorku masih ada rentetan agenda rutin yang unik yang tak ada di tempat lain. Makanya upacara kita cukup lama waktunya. Kita upacara dengan seragam putih-biru serta sepatu hitam, buat cowok pakai dasi panjang sedangkan cewek yg berjilbab pakai kerudung hitam.
Sebelum upacara dimulai, kita wajib absen dulu..dan lapangan dimeriahi oleh lagu2 kebangsaan. Lapangan juga sudah bersih dan di sudut depat terpajang banyak piala dan piagam.
Saat upacara dimulai para peserta berkumpul di lapangan. Para pria berbaris di sebelah barat, wanita di sebelah timur. Setelah pengibaran bendera,pembacaan teks bersejarah dan mengheningkan cipta; biasanya diumumkan penghargaan kepada para karyawan. Penghargaan diberikan kepada karyawan teladan, yg berhasil mendapat reward haji, yg berhasil mendonasikan darahnya 20 kali, karyawan yg menempuh masa pensiun, serta puluhan karyawan yg telah mengabdi bekerja selama 20 tahun. Biasanya begitu dipanggil langsung untuk menerima penghargaan langsung (berupa medali dan piagam) dari direksi, jumlahnya nyaris ratusan. Belum lagi saat direksi menyematkan medali dan menyalami mereka satu per satu, cukup makan waktu dan buat pegal2 peserta yang lain. Tapi para karyawan yang dipanggil itu ibarat pahlawan kemerdekaan, mendapat penghargaan saat momen 17an dan hanya pegal serta kepanasan sih ga seberapa dibandingkan pahlawan kita dulu. Namun jiwa mereka untuk bekerja selama bekerja puluhan tahun patut diacungi jempol, memang layak dicap pahlawan masa kini yang mau berbakti menghidupi keluarga dan perusahaan.
Setelah pemberian penghargaan, dilanjutkan dgn pidato inspektur upacara, pembacaan doa yang panjaang dan lamaaa..amin.Kemudian lagu wajib. Setelah itu pengumuman (lagi) untuk hasil pertandingan olahraga dalam rangka 17an dan ulang tahun perusahaan.
Nah, baru upacara selesai dan dibubarkan.
Namun duluuu – ada tradisi yg lebih khas lagi di kantorku – tradisi ini baru berakhir kira2 3 tahun lalu. Biasanya setelah upacara selesai ada ‘upacara’ lagi di tempat lain. Dan biasanya para peserta jauh lebih bersemangat berlarian untuk berbaris. ‘Upacara’ kedua ada di depan bagian kas/keuangan. Semuanya karyawan semangat untuk mengantri dapat uang bonus cash langsung dari bagian kas ![]()
Meskipun hari sudah kian terik tapi demi segepok uang, semua peserta rapi berbaris untuk ‘upacara’ yang kedua ini.
Tapi itu duluuu…,sekarang sudah tak ada lagi ‘upacara’ yang kedua sejak memanfaatkan kecanggihan tekhnologi.
(Foto by: wage n android)


