Rahasia Usia

“Sesungguhnya sembahyangku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam” (Al An’am : 162)

Seluruh hidup kita memang untuk beribadah kepada-Nya, karena kita pasti akan kembali kepada-Nya.
Kita diciptakan oleh-Nya dan kita pun akan kembali kepada-Nya.
Setiap manusia pasti akan mati, namun tak ada yang mengetahui kapan waktunya. Saat Allah meniupkan ruh kepada kita, sudah ditentukan oleh-Nya sampai batas berapa lama usia kita untuk hidup di dunia. Tidak seperti barang-barang produk perusahaan yang sudah dicetak oleh perusahaannya sampai kapan batas pemakaiannya, sehingga semuanya pun bersiap-siap ketika batas pemakaiannya hampir habis waktunya.
Tidak begitu dengan manusia. Kita tidak tahu kapan akan dijemput oleh malaikat maut. Tidak selalu saat kita sudah tua. Kadang saat manusia baru lahir pun langsung menghadap-Nya.

Itulah rahasia usia, semuanya telah tercatat oleh Sang Pencipta. Oleh karena itu diwajibkan bagi kita untuk beribadah seumur hidup kita, karena catatan amalan kita lah yang menjadi tiket untuk menuju ke tempat terbaik di peristirahatan kita terakhir atau surga.
Orang bilang kalau sudah waktunya saja kita beribadah karena biasanya bila sudah tua berarti mendekati ajal. Seperti dalam salah satu kalimat syair lagu yang dinyanyikan Bimbo “kalau sudah tua, aku kan sembahyang”
Tidak harus menunggu tua untuk beribadah, dalam setiap saat kita pasti akan di panggil kepada-Nya. Sejak masih di pangkuan bunda, menginjak remaja, dewasa, dan semasa hidup kita – suatu saat kita pun akan mati. Dan tak ada yang mengetahui. Kita harus menyiapkan “tiket” kita masuk surga sedini mungkin.

Sungguh naas bagi kita, bila tiba-tiba kita meninggal saat kita Lanjut membaca